Jadwal Traveling Bertepatan Dengan Datang Bulan? Jangan Panik, Lakukan Hal Ini!

Image result for TRAVElling

Wah, pasti menyenangkan ya, menunggu datangnya saat liburan yang sudah direncakan jauh-jauh hari. Kalau Anda tergolong orang yang hobi traveling, menghabiskan waktu dengan berbagai aktivitas menyenangkan di kota atau negara baru tentu jadi hal yang sangat didambakan. Bahkan tak sedikit orang yang rela cuti atau bolos dari kantor demi bisa merasakan liburan impian mereka. Sayangnya, ada beberapa hal yang bisa mengganggu rencana traveling, misalnya saja datang bulan pada wanita.

Anda yang menstruasi rutin setiap bulan memang harus bersyukur karena itu tandanya rahim ada dalam kondisi yang sehat dan subur. Tapi di sisi lain, saat jadwal menstruasi bertepatan dengan momen liburan, rasanya dunia seakan mau runtuh. Bagaimana tidak, datang bulan bukanlah momen yang nyaman untuk sebagian besar wanita beraktivitas di luar rumah. Apalagi kalau sampai harus menghabiskan perjalanan berjam-jam ke suatu tempat, bisa-bisa semuanya jadi berantakan gara-gara kram perut dan ketakutan akan pembalut yang bocor.

BACA JUGA: 9 Destinasi Wisata Di  Sumba

Tenang saja, Ladies. Jangan terburu panik dulu, sebab ada kok tips-tips yang bisa dilakukan untuk menjadikan momen traveling tetap menyenangkan meski Anda sedang haid. Berikut informasinya:

Kenakan celana dalam yang nyaman

Hal pertama yang harus diperhatikan saat datang bulan adalah pilihan celana dalam yang Anda kenakan. Biasanya wanita memang lebih suka mengenakan celana dalam yang tidak terlalu lebar karena lebih terasa nyaman saat bergerak. Tapi ketika haid, Anda harus mencari celana yang nyaman dan tidak terlalu ketat serta bisa memberikan covering yang sempurna untuk melekatkan pembalut. Sebaiknya Anda juga memilih bahan celana dalam yang menyerap keringat dan lembut di kulit sebab saat haid biasanya Anda jadi lebih mudah berkeringat. Jika celana dalam yang digunakan tidak menyerap keringat, maka area kewanitaan akan kerasa kurang nyaman dan bisa memicu timbulnya iritasi.

Pastikan pilihan pembalut tepat

Saat berada di rumah, Anda bisa berganti pembalut sesering mungkin jika merasa tidak nyaman. Tapi saat traveling, hal ini tidak bisa terlalu sering dilakukan terutama jika Anda harus naik kendaraan umum selama beberapa jam. Toilet di kendaraan umum kadang kurang bersih dan tentu tidak praktis jika Anda harus berganti pembalut di dalamnya. Maka dari itu, pastikan Anda menggunakan pembalut yang pas, bisa menyerap cairan dengan baik, tidak menimbulkan iritasi, dan juga tidak cepat mengempis. Pastikan juga pembalut berukuran cukup besar dan bisa menampung banyak cairan untuk berjaga-jaga jika Anda tak bisa berganti pembalut selama beberapa jam.

Manfaatkan toilet saat transit

Jika Anda traveling naik kereta atau bus malam, biasanya akan ada masanya kendaraan berhenti di terminal maupun stasiun untuk menaikkan dan menurunkan penumpang. Nah, Anda bisa memanfaatkan hal ini untuk menggunakan fasilitas toilet yang ada di stasiun ataupun terminal. Di toilet yang lebih lega dan bersih dari toilet kendaraan umum, Anda bisa berganti pembalut dengan nyaman. Pastikan juga untuk memerikan celana dalam dan pakaian yang digunakan jangan sampaiada noda darah yang menempel dan tidak Anda sadari.

Bawa selalu tisu basah dan tisu kering

Dua benda ini jadi bawaan wajib saat Anda traveling dalam keadaan menstruasi. Sebab kadang kala ada toilet yang airnya sangat sedikit atau kotor, sedangkan Anda tidak punya pilihan lain kecuali harus berganti pembalut di sana. Anda bisa menggunakan tisu basah untuk membersihkan area kewanitaan dan kemudian keringkan dengan tisu biasa. Jangan lupa juga untuk selalu membawa kantong kresek hitam yang bisa digunakan untuk membuang tisu dan bekas pembalut yang telah dipakai. Ingat, jangan pernah membuang benda-benda ini ke dalam toilet atau membiarkannya tergeletak begitu saja di kamar mandi umum. Menjaga kebersihan dan membuang sampah pada tempatnya merupakan salah satu etika tak tertulis para traveler.

BACA JUGA: Ingin traveling hemat? Lakukan 5 langkah mudah berikut ini

Gunakan pakaian yang nyaman dan berwarna gelap

Pilihan baju juga jadi hal yang perlu dipertimbangkan saat Anda traveling dalam kondisi haid. Usahakan untuk menghindari celana yang terlalu ketat karena akan membuat area kewanitaan gerah dan lembap. Hindari juga pakaian yang memiliki warna cerah seperti putih. Sebab jika terjadi kebocoran pada pembalut, pakaian dengan warna terang tidak bisa menyembunyikannya. Sedangkan kalau Anda memakai baju dengan wanra gelap atau bermotif, noda bisa disembunyikan dan dibersihkan jika ada kesempatan. Pastikan juga Anda memakai pakaian yang memudahkan untuk buang air kecil atau berganti pembalut di toilet umum.

Selalu bawa obat anti nyeri

Saat datang bulan, umumnya Anda akan merasakan kram di area perut bawah. Nah, supaya perjalanan liburan tak terganggu, pastikan selalu membawa obat anti nyeri di tas. Jangan tunggu hingga nyeri datang, sebaiknya segera konsumsi obat begitu ada kesempatan. Jika sudah terlanjut merasakan kram perut, cobalah untuk beristirahat sejenak dan mencari tempat sepi. Anda bisa menyelonjorkan kaki sambil mengatur pernafasan dan memberikan pijatan ringan di bagian perut. Jika memungkinkan, menempelkan botol berisi air hangat di area perut juga bisa membantu menghilangkan rasa kram.

Konsumsi makanan penuh nutrisi

Menstruasi biasanya membuat kondisi tubuh seseorang jadi melemah. Hal ini dikarenakan ada banyak darah yang dikeluarkan sehingga tubuhpun cenderung lemas. Maka dari itu, pastikan Anda memperhatikan asupan makanan yang dikonsumsi. Tubuh harus dicukup kebutuhan zat besinya untuk menghindari terjadinya anemia. Beberapa sumber zat besi yang sangat baik untuk dikonsumsi adalah sayuran hijau, buah-buahan, serta daging merah. Saat menstruasi, usahakan untuk menghindari makanan pedas karena bisa memicu diare. Terbayang kan, betapa tak nyamannya jika harus bolak-balik ke kamar mandi saat sedang datang bulan?

Minum air putih dalam jumlah banyak

Ketika datang bulan, tubuh akan rentan dehidrasi. Itulah mengapa Anda harus mengonsumsi cukup cairan untuk mengganti apa yang sudah dikeluarkan oleh tubuh. Kalau bepergian, pastikan selalu membawa sebotol air putih di tas yang bisa diminum kapan saja dibutuhkan. Hindari mengonsumsi minuman bersoda karena akan membuat sakit perut bertambah parah dan juga memicu darah haid lebih deras mengalir.

Hal yang juga tak boleh diabaikan adalah pastikan Anda cukup beristirahat saat tiba di hotel. Luangkan waktu untuk tidur selama beberapa jam karena hal ini sangat ampuh mengatasi kram perut secara alami dan juga membuat pegal-pegal yang dirasakan bisa menghilang. Jangan lupa juga mengonsumsi vitamin tambahan untuk memaksimalkan daya tahan tubuh supaya tidak mudah terserang penyakit. Anda juga bisa menyesuaikan jadwal dengan kondisi fisik dan jangan memaksakan jika memang tidak memungkinkan.

Jangan jadikan datang bulan sebagai alasan untuk berhenti beraktivitas saat liburan. Pastikan Anda mengikuti tips di atas supaya bisa melakukan traveling dengan nyaman. Selamat berlibur!

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *